Sugino “Pangsit Le Gino” Bertemu Presiden

Siapapun pastinya bangga bisa bertemu langsung dengan Presiden. Apalagi bagi Sugino, yang sehari-harinya berdagang pangsit goreng di Jalan Kampung Utan Bahagia RT 02/RW 04, Cengkareng, Jakarta  Barat. Ia tak menyangka dagangannya yang viral di media sosial sejak Juni 2020, sampai membuat Presiden Republik Indonesia tertarik menyantapnya.

Asal mula viralnya Pangsit Goreng Le Gino adalah saat antrean pembeli belakangan ini atau tepatnya bulan Juni lalu. Le Gino awalnya hanyalah seorang pertugas kebersihan. Kemudian alih profesi menjadi juru masak di salah satu restoran. Di Tahun 1993, Le Gino pun memutuskan untuk buka usaha makanan sendiri dengan menunya mie goreng dan nasi goreng. Pangsit goreng hanya dibuat ketika dipesan saja.

Sejak awal usaha, Le Gino memakai tepung terigu Cakra Kembar produk Bogasari. Selain membuat pangsit, juga bahan membuat mie goreng. Anggota Bogasari Mitra Card (BMC) dengan jenis kartu keanggotaan Silver ini bisa menghabiskan minimal 50 kilogram terigu Cakra Kembar dalam sehari. Atau setara dengan 1,5 ton per bulannya.

Total karyawan saat ini 12 orang dan Le Gino sebagai chef utama. Menantu yang bernama Walito (41) dan saudaranya pun ikut membantu sebagai koki untuk meracik masakan. Istri, cucu, hingga tetangga ikut membantu di dapur untuk menyiapkan pangsit, mie, dan berbagai bahan makanan lainnya. Selebihnya bantu mencatat pesanan ataupun pengemasan. Harga setiap makanannya beragam, namun untuk menu yang spesial dijual seharga Rp 20.000.

Istri Le Gino ini berharap usaha suaminya dapat dilanjutkan oleh kelima anaknya.  Namun, untuk saat ini, ia ataupun Le Gino belum terpikirkan untuk pindah dari kedai sederhana yang hanya ditutupi dengan terpal seadanya dan tanpa meja-meja seperti cafe pada umumnya.

Sumber: Bogasari.com
Editor: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *