Panduan Cerdas Mengkonsumsi Buah dan Sayur

Teman THP, mengkonsumsi buah dan sayur yang kaya akan zat gizi sangat bermanfaat bagi kesehatan, meskipun konsumsi sayuran dan buah berbeda pada tiap orang tergantung kebutuhan tubuh. Lembaga kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi buah dan sayur tidak kurang dari 400 gram perhari yang terdiri dari 2 porsi buah dan 3 porsi sayuran.

Mengolah sayuran dengan memasaknya akan menyebabkan turunnya zat gizi, namun bukan berarti konsumen harus mengkonsumsi sayur dalam kondisi mentah ya temans. Beberapa cara mengolah buah dan sayur dengan cara:

  1. Direbus (boiled)
    Mengonsumsi sayuran dengan cara direbus sangat direkomendasikan bagi mereka yang berisiko atau memiliki masalah batu ginjal. Dengan direbus, kandungan asam oksalat dalam sayuran akan tertinggal dan terbawa oleh air rebusan.
  2. Dikukus (steamed)
    Proses pengukusan membuat sayuran bertekstur lebih lunak sehingga mudah disantap. Pada beberapa jenis sayuran, kadar antioksidannya akan meningkat ketika dikukus. Selain itu, pengukusan juga membuat kandungan betakaroten dalam sayuran lebih mudah diserap tubuh. Contoh: sayuran untuk dikukus adalah bayam, brokoli, dan paprika.
  3. Dipanggang (grilled)
    Sayuran yang dipanggang memiliki cita rasa lebih renyah dan gurih tanpa menghilangkan kandungan gizinya. Metode panggang juga lebih aman daripada dibakar dan tidak berisiko menimbulkan zat penyebab kanker yang disebut heterocyclic amines (HCA) dan advanced glycation end product (AGE). Kedua zat tersebut biasanya muncul ketika bahan pangan yang mengandung gula dan protein dibakar.

Sumber: Pustakapangan.com/sensory and aplication
Editor: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *