Dibalik Kenikmatan Secangkir Kopi Panas

Banyuwangi adalah salah satu Kabupaten yang terkenal dengan budaya minum kopinya. Bahkan di Banyuwangi ada salah satu acara “Festival Ngopi Sepuluh Ewu”. Tapi tahukah teman-teman proses yang harus dilakukan dibalik kenikmatan secangkir kopi panas.

Proses pengolahan kopi dimulai dari pemetikan buah kopi dari pohonnya. Pemetikan kopi ini dibagi menjadi beberapa macam, ada pemetikan pendahuluan, petik merah (panen raya) dan petik rancutan (lelesan). Namun terdapat dua metode pengolahan kopi yang banyak dilakukan di Indonesia.

Pengolahan cara kering
Pengolahan dengan metode ini dilakukan dengan berbagai macam buah kopi, dari berbagai tahapan pemetikan. Setelah itu buah dijemur selama 10-14 hari tergantung pada cuaca. Pengeringan dianggap selesai apabila buah kopi berbunyi jika dikocak. Metode pengolahan ini banyak dilakukan oleh penduduk atau oleh perkebunan besar untuk buah kopi yg masih hijau atau pemetikan rancutan.

Pengolahan Cara Basah
Metode pengolahan kopi secara basah meliputi tahapan-tahapan sbb:
Pulping
Proses pelepasan kulit buah kopi dengan dibantu penyiraman dengan air.
Fermentasi
Proses pelepasan lendir buah kopi yang masih melekat di kulit tanduk. Tujuannya adalah untuk membentuk citarasa kopi.
Pengeringan
Proses pengeringan bertujuan untuk menurunkan kandungan air biji kopi hingga mencapai kadar air yang dikehendaki. Pengeringan dapat dilakukan dengan sinar matahari menggunakan lantai jemur, maupun dengan menggunakan cara mekanis atau oven.
Hulling
Pelepasan kulit tanduk dari biji kopi hingga menjadi kopi beras.
Pengayakan dan Sortasi
Dilakukan untuk memisahkan biji utuh dengan ukuran yang sama dengan biji yang pecah. Selain itu proses ini juga untuk memisahkan kopi beras dari kotoran sehingga memenuhi syarat mutu dan menglasifikasikan kopi berdasar dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
Penyangraian
Penyangraian dilakukan tergantung keinginan dari konsumen, apakah ingin penyangraian dark, light atau medium.
Penggilingan dan Pengemasan.
Bubuk kopi yang didapatkan dari hasil penggilingan harus segera dikemas, hal ini dilakukan untuk menjaga cita rasa dan flavour khas dari bubuk kopi tetap terjaga.

Penulis: Rosiana
Editor : Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *