Beras Rendah Indeks Glikemiks, Adakah?

Beras merupakan salah satu bahan pangan utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun seiring dengan meningkatnya perhatian masyarakat tentang kesehatan, beras pun menjadi salah satu perhatian berkaitan dengan fungsinya dalam menunjang aktivitas tubuh.

Salah satu hal yang banyak di teliti adalah kadar indeks glikemiks (IG). Diketahui bahwa kadar IG yang tinggi pada beras, merupakan salah satu penyebab penyakit diabetes melitus. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kandungan IG pada beras berkisar antara 63-93. Penelitian di Indonesia oleh Indrasari dkk (2008) yang mengevaluasi nilai IG beberapa
jenis varietas beras di Indonesia menyebutkan bahwa varietas beras yang berkadar amilosa rendah dan termasuk kategori IG tinggi adalah beras hitam Setail dan beras ketan putih Ketonggo. Nilai IG kedua beras tersebut masing-masing adalah 74 dan 79.

Selain varietas, ternyata proses pengolahan juga dapat mempengaruhi nilai IG beras. Peneliti Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian, Sri Widowati dkk, menemukan teknik menghasilkan beras dengan IG rendah. Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa proses penurunan IG dimulai dengan merendam gabah kering giling di dalam air hangat, hingga melewati proses pratanak dan penyosohan dengan derajat tertentu.

Sumber: Pustakapangan.com/kulinologi/Edisi 7 Vol IX, Juli 2017
Editor: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *